Wali Kota Bandung Farhan Akui Sedih atas Penetapan Erwin sebagai Tersangka, Pastikan Pemerintahan Tetap Berjalan Normal | INERSIA.TV | INERSIA.TV - Berita Terkini & Terpercaya
Hukum
Wali Kota Bandung Farhan Akui Sedih atas Penetapan Erwin sebagai Tersangka, Pastikan Pemerintahan Tetap Berjalan Normal
Farhan Menegaskan Pemkot Bandung Tetap Fokus Menjaga Layanan Publik Di Tengah Proses Hukum Yang Menjerat Wakilnya
Silaturahmi Dengan Tokoh Agama Kristen dan Katolik di Kota Bandung menjelang Hari Raya Natal 2025, Kamis (11/12/2025)
Lendra
Lendra Prasasti
Pimpinan Redaksi
KOTA BANDUNG – Wali Kota Bandung M. Farhan mengaku sedih atas penetapan Wakil Wali Kota Bandung Erwin sebagai tersangka dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan kewenangan. Meski begitu, Farhan menegaskan bahwa proses hukum harus dihormati dan roda pemerintahan tetap berjalan normal.Menurut Farhan, kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi Pemerintah Kota Bandung untuk memastikan seluruh layanan publik tetap beroperasi tanpa gangguan. “Yang bisa kita lakukan hanyalah mengikuti proses hukum secara mendalam. Namun secara administrasi, kita memastikan semuanya berjalan sesuai aturan. Kami juga memastikan kepatuhan dalam pelaksanaan program dan kegiatan dapat dilaksanakan dengan baik,” ujar Farhan saat menghadiri kegiatan silaturahmi dengan tokoh agama Kristen dan Katolik di Kota Bandung menjelang Hari Raya Natal 2025, Kamis (11/12/2025).Ia menambahkan bahwa situasi ini menjadi pekerjaan berat bagi Inspektorat Kota Bandung untuk memastikan bahwa kasus tersebut menjadi peringatan bagi seluruh jajaran pemerintah. “Kami menjadikannya sebagai momen untuk introspeksi dan bersih-bersih. Insya Allah menjelang Nataru, Kota Bandung siap memberikan layanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.
Erwin Dikabarkan Sakit, Farhan Menunggu Izin untuk Menjenguk
Farhan menyebut menerima informasi bahwa Erwin tengah berada di RSUD Bandung Kiwari. Namun ia menegaskan belum dapat menjenguk karena menunggu izin resmi dari kejaksaan.“Menurut kabar, beliau dirawat di RSUD Kiwari. Saya menunggu laporan hasil diagnosanya. Saya belum bisa mengatakan lebih jauh karena saya bukan ahlinya. Ini juga berimplikasi pada status hukum beliau,” ungkapnya.“Saya belum menjenguk karena harus menunggu izin. Status saya sebagai Wali Kota harus mematuhi aturan, jangan sampai menimbulkan prasangka,” tambah Farhan.Ia juga menyebut bahwa komunikasi dengan Erwin belakangan sempat terputus karena wakilnya itu beberapa kali absen dari kegiatan pemerintahan. “Beberapa minggu lalu beliau sempat berangkat umrah. Setelah pulang pun beberapa kegiatan absen. Saya bertanya-tanya, kok beliau tidak pernah datang? Ternyata terdata sakit,” katanya.
Farhan: Sedih, Tapi Harus Tetap Menjalankan Amanah
Farhan menegaskan dirinya sangat terpukul atas kasus yang menjerat wakilnya tersebut. “Saya sedih, sedih pisan. Bagaimanapun juga teman seperjuangan. Tapi saya tetap harus menjaga janji visi Kota Bandung, yaitu amanah,” ujarnya.Terkait kemungkinan pendampingan hukum bagi Erwin, Farhan menyebut bahwa pihaknya harus melihat regulasi apakah Pemkot dapat memberikan bantuan hukum. “Setiap warga negara berhak menentukan pendamping hukumnya masing-masing,” jelasnya.
Menunggu Keputusan Mendagri dan Sikap Partai NasDem
Farhan menyampaikan bahwa status jabatan Erwin akan menunggu keputusan dari Kejaksaan dan Kementerian Dalam Negeri. Sementara terkait posisi politik, Farhan mengaku sudah berkomunikasi dengan pimpinan pusat Partai NasDem, partai tempat dirinya dan Erwin bernaung saat mencalonkan diri.“Partai NasDem dan badan hukumnya akan mengawasi perkembangan kasus ini dan menghormati proses hukum. Ketika teman seperjuangan menghadapi masalah hukum, kita ikuti prosesnya bersama-sama,” ujarnya.Farhan memastikan bahwa tugas pemerintahan tidak boleh berhenti. “Kami tetap harus berjalan. Partai adalah mesin organisasi besar dengan struktur yang tetap bekerja,” katanya.
Siap Dipanggil Kejaksaan
Menutup pernyataannya, Farhan menegaskan dirinya siap jika diperlukan memberikan keterangan kepada kejaksaan. “Jika sesuai proses hukum saya harus dipanggil, saya siap. Insya Allah,” tegasnya. (EVY)